Jakarta - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memacu pemulihan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca bencana gempa bumi. Langkah cepat ini dilakukan demi memastikan masyarakat dan tim penanganan darurat dapat terus terhubung.

Berdasarkan laporan penanganan jaringan per Selasa (18/8/2026), jumlah menara pemancar atau Base Transceiver Station (BTS) XLSMART yang mengalami gangguan telah berkurang drastis. Dari awalnya tercatat sebanyak 91 BTS terdampak di berbagai titik, kini jumlah BTS yang belum pulih sepenuhnya tinggal tersisa sekitar 5 unit saja.

Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan, menjelaskan bahwa pemulihan jaringan di area bencana menjadi prioritas utama perusahaan agar masyarakat bisa berkomunikasi dengan keluarga serta mendukung koordinasi evakuasi.

"Prioritas utama kami adalah memastikan ketersediaan akses komunikasi bagi masyarakat di area terdampak. Tim teknis di lapangan terus berupaya maksimal melakukan perbaikan dan mengular pasokan daya cadangan pada BTS yang terkendala," ujar Donny.

Mobilisasi Genset dan Tim Teknis

Sebagian besar kendala yang dialami BTS pasca gempa dipicu oleh terputusnya pasokan listrik utama dari PLN serta kendala pada jalur transmisi. Untuk mengatasinya, XLSMART telah memobilisasi sejumlah unit generator set (genset) portabel ke titik-titik BTS krusial demi menjaga kontinuitas sinyal.

Upaya pemulihan intensif ini sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital yang terus memantau proses perbaikan jaringan telekomunikasi di NTT.

Laporan dari detikINET mengonfirmasi bahwa sisa BTS yang masih belum beroperasi berada di area dengan kondisi akses geografis yang cukup berat pasca gempa. Meski demikian, XLSMART optimistis seluruh jaringan di area Bali Nusra akan kembali beroperasi normal 100 persen dalam waktu singkat.


REFERENSI:

  1. detikINET - XLSmart Kebut Pulihkan Jaringan Pasca Gempa NTT, BTS Gangguan Tinggal 5
  2. Kementerian Komunikasi dan Digital RI